Logo SD 2 Darul Hikam

Sekolah Islam Bandung, SD di Rancaekek Kabupaten Bandung, Darul Hikam, SD 2 Darul Hikam Rancaekek


Pendidikan Islam sebagai PondasiPembentukan Karakter Anak di Era Digital
Published: 05 Mei 2026 13:25

Pendidikan Islam sebagai PondasiPembentukan Karakter Anak di Era Digital

Indah Tria Amalia,S.Pd

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pendidikanIslam memiliki peran penting dalam membentuk karakteranak agar tetap berpegang pada nilai-nilai kebaikan. SD Darul Hikam 2 Rancaekek menerapkan Kurikulum Khas yang berfokus pada Akhlak, Al-Qur’an, dan Scientific Skills, sehingga pendidikan karakter dan spiritual berjalan selarasdengan perkembangan zaman.

Kurikulum ini menekankan bahwa siswa bukan hanya harusmemahami ilmu agama, tetapi juga mampumengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari secaraberpikir ilmiah, kritis, dan beradab.

1. Akhlak: Fondasi Perilaku dan Kepribadian Anak

Pendidikan akhlak merupakan inti dari ajaran Islam. Anak-anak diajarkan nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, sopansantun, disiplin, dan tanggung jawab.

Allah Swt berfirman:

“Dan sungguh, engkau (Muhammad) berada di atas akhlakyang agung.”
(QS. Al-Qalam: 4)

Ayat ini menjadi teladan bahwa pembinaan akhlak adalahprioritas utama dalam pendidikan.

Rasulullah saw juga bersabda:

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlakyang mulia.”
(HR. Ahmad)

Melalui pembiasaan salam, adab berbicara, adab bergaul, adab makan, siswa dibimbing untuk memiliki perilaku yang terpuji, baik di dunia nyata maupun dunia digital.

Di era digital, akhlak menjadi penjaga karakter anak daritantangan seperti:
• konten negatif
• perundungan online
• kecanduan gawai
• kurangnya kontrol diri

Dengan akhlak yang kuat, anak mampu menyaring informasidan memilih hal yang bermanfaat.

2. Al-Qur’an: Pedoman Hidup di Tengah Arus Teknologi

Program Al-Qur’an di SD Darul Hikam 2 menjadi ciri khassekolah. Mulai dari pembiasaan tilawah, tahfidz, memahamimakna ayat, hingga penerapan nilai Al-Qur’an dalamkehidupan sehari-hari.

Al-Qur’an menjadi cahaya yang membimbing siswamenghadapi derasnya perubahan era digital.

Allah berfirman:

“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk kepada(jalan) yang paling lurus.”
(QS. Al-Isra’: 9)

 

Dengan bekal Al-Qur’an, anak-anak dibimbing untukbersikap jujur, disiplin, menghormati guru, hingga menjagadiri dari hal-hal yang tidak baik di internet.

Pembelajaran Al-Qur’an juga melatih:
• ketekunan
• disiplin
• konsistensi
• kecintaan terhadap ayat-ayat Allah

Kekuatan spiritual ini menjadi pegangan penting bagi siswasaat berhadapan dengan teknologi modern.

3. Scientific Skills: Melatih Berpikir Kritis dan Bijak Menggunakan Teknologi

Pendekatan saintifik yang digunakan di SD Darul Hikam 2 meliputi mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengomunikasikan. Pendekatan ini sangat relevan di era digital karena anak dilatih untuk tidak menerima informasisecara mentah, tetapi terlebih dahulu menganalisiskebenarannya.

Allah Swt mendorong umat Islam untuk berpikir kritis:

“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyaipengetahuan jika kamu tidak mengetahui.”
(QS. An-Nahl: 43)

Pendekatan saintifik membuat siswa mampu:
• memilah informasi di internet
• tidak mudah terpengaruh hoaks
• memecahkan masalah secara logis
• menggunakan teknologi secara produktif

Hal ini sangat penting agar gawai tidak hanya menjadi saranahiburan, tetapi juga alat belajar dan eksplorasi ilmu.

Sinergi Akhlak, Al-Qur’an, dan Scientific Skills dalamPembentukan Karakter

Ketiga komponen kurikulum khas Darul Hikam salingmenguatkan:

• Akhlak membentuk perilaku
• Al-Qur’an menjadi pedoman
• Scientific Skills membentuk cara berpikir yang kritis dan cerdas

Ketika ketiganya berjalan seimbang, anak-anak tumbuhmenjadi pribadi yang:
✔ berakhlak mulia
✔ mencintai Al-Qur’an
✔ kritis dan cerdas menghadapi teknologi
✔ mampu mengambil keputusan yang baik

Ini adalah profil pelajar yang sangat dibutuhkan di era digital: berkarakter, beriman, dan cerdas.

 

 

 

Sinergi Guru dan Orang Tua

Pendidikan akan lebih kuat jika sekolah dan keluargabersinergi. Orang tua berperan dalam pendampingan gawai, pembiasaan ibadah di rumah, serta keteladanan akhlak.

Rasulullah saw bersabda:

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akandimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”
(HR. Bukhari)

Dengan kerja sama yang baik, anak-anak akan tumbuhmenjadi generasi islami yang mampu menghadapi tantangandunia modern.

Penutup

Pendidikan Islam dengan fokus Akhlak, Al-Qur’an, danScientific Skills adalah pondasi kokoh dalam membentukkarakter anak di era digital. Melalui keteladanan, pembiasaan, serta bimbingan yang terarah, siswa akan tumbuh menjadipribadi yang beradab, cerdas, bijaksana menggunakanteknologi, dan selalu berpegang pada tuntunan Al-Qur’an.

Semoga artikel ini menjadi bermanfaat dan menginspirasikhalayak luas. Aamiin..